14 September 2013 pukul 19:14
seribu bayang kenang hadir saat kutatap gambarmu, indah
lalu satu persatu memeluk erat pikirku, lelah
kau telah pergi dan aku harus melupamu, pasrah
meski kadang pekik memanggil rasa terdalam, entah
kau adalah purnama, itu terlalu mudah
bahkan kau adalah separuh nyawa yang membuatku gundah
jalan jalan telah hilang ditingkah kabut dan malam kelam
jejak terhapus tak sisakan asa masa silam
aku harus melupamu agar aku tetap bisa melangkah
meyakinkan diri bahwa semua adalah mimpi yang sudah

lalu satu persatu memeluk erat pikirku, lelah
kau telah pergi dan aku harus melupamu, pasrah
meski kadang pekik memanggil rasa terdalam, entah
kau adalah purnama, itu terlalu mudah
bahkan kau adalah separuh nyawa yang membuatku gundah
jalan jalan telah hilang ditingkah kabut dan malam kelam
jejak terhapus tak sisakan asa masa silam
aku harus melupamu agar aku tetap bisa melangkah
meyakinkan diri bahwa semua adalah mimpi yang sudah

