oleh Nurlaeli Umar (Catatan)
aku sudah lama
tak memunguti kamboja
di hamparan pusara mu
dan menatap
seakan kau tersenyum pada ku
kun..........tiba tiba sore menjadi perih
hati ku sedikit merindu mu
mungkin janji itu
janji kita dulu
kun
aku tahu
ada saat kereta yang kita bicarakan dulu
terdengar mendekat
kun
aku takkan lari penuhi janji
tapi bisakah.....berlama sedikit lagi
aku masih ingat
gerbong ke enam
tawar ku pada mu........dulu
kun...........beri aku waktu
dan bersabarlah
jangan merajuk
kun...........aku menangis sungguh
aku merindu mu
tapi ijinkan aku menyelesaikan tugas ku
kan kutemui kamu dengan senyum ku
kelak...........
tak memunguti kamboja
di hamparan pusara mu
dan menatap
seakan kau tersenyum pada ku
kun..........tiba tiba sore menjadi perih
hati ku sedikit merindu mu
mungkin janji itu
janji kita dulu
kun
aku tahu
ada saat kereta yang kita bicarakan dulu
terdengar mendekat
kun
aku takkan lari penuhi janji
tapi bisakah.....berlama sedikit lagi
aku masih ingat
gerbong ke enam
tawar ku pada mu........dulu
kun...........beri aku waktu
dan bersabarlah
jangan merajuk
kun...........aku menangis sungguh
aku merindu mu
tapi ijinkan aku menyelesaikan tugas ku
kan kutemui kamu dengan senyum ku
kelak...........
No comments:
Post a Comment