oleh Nurlaeli Umar (Catatan)
mencoba mengeja kembali
larikan syair yang usang
meski terbata
kuharap tak sia sia
karena peluh sudah berkeluh kesah
tuk mencari angin
sejak semula
coba merangkai eja menjadi baca
dan menerka untuk maksudnya
ternyata tersurat pun
sama sekali tak mengerti
apa lagi di tambah tersirat
yang hampir beranjak pergi
tunggu
tunggulah sebentar
mulut ku mulai berdarah
otak ku mulai kram
itu berarti pencarian makna itu
hampir limit
kali ini napas ku
mulai tersengal
dadaku mulai terisi penuh
hendak meledak
air mata hampir mengkristal
ku bisa membaca nya
kata yang kau beri
I LOVE U
larikan syair yang usang
meski terbata
kuharap tak sia sia
karena peluh sudah berkeluh kesah
tuk mencari angin
sejak semula
coba merangkai eja menjadi baca
dan menerka untuk maksudnya
ternyata tersurat pun
sama sekali tak mengerti
apa lagi di tambah tersirat
yang hampir beranjak pergi
tunggu
tunggulah sebentar
mulut ku mulai berdarah
otak ku mulai kram
itu berarti pencarian makna itu
hampir limit
kali ini napas ku
mulai tersengal
dadaku mulai terisi penuh
hendak meledak
air mata hampir mengkristal
ku bisa membaca nya
kata yang kau beri
I LOVE U
No comments:
Post a Comment