Friday, April 5, 2013

22. sesalku untukmu




 




Sedikit membebani hati memikirkan arah angin hatimu

Kopi ini sama rasanya dengan bibirmu yang kukecup
Kurasa esok kau dapati aku mati terendam cintamu yang hitam


Bedebah, manteramu mantera sialan
Mataku merah mabuk
Yang kulihat hanya wajah cinta rombengmu


Sisa kucing jalanan yang muntah kekenyangan
Aku memunguti hina dalam buaian
Aku mati dengan senyum setulus bayi
Dan kau bernyanyi syair mati


Aku sudah kau upacarai sebelum tanah

 dengan riang hati membangkai tubuhku
Kau, ini kah cinta? Terimakasih
Mana ujung jarimu
Biar kucium khidmat

No comments:

Jual Keripik Tempe

Jual Keripik Tempe Sejarah mencatat, bahwa tempe adalah makanan yang telah menyelamatkan orang dari etnis Jawa hidup lebih lama dibanding ...