23 Desember 2011 pukul 10:04
secagkir kopi
ketika malam melepas pakainnya
dan pagi muncul dari sembunyi
kita berbincang mengular
disela tawa dan tatapan mesra
merunut satu persatu masa
satu buah tanya
bilakah ini bersambung hingga kita
yang menjadi senja
kita benjadi berdua saja
merindukan anak
merindukan cucu
yang jauh dimata
secangkir kopi hampir habis
langkah kita masih panjang
pandangan masih menerawang
kumohon
jangan biarkan lelah menjadi penghalang
secangkir kopi telah habis
kau ....masih sama seperti dulu
lupa menyisakannya
untukku
ketika malam melepas pakainnya
dan pagi muncul dari sembunyi
kita berbincang mengular
disela tawa dan tatapan mesra
merunut satu persatu masa
satu buah tanya
bilakah ini bersambung hingga kita
yang menjadi senja
kita benjadi berdua saja
merindukan anak
merindukan cucu
yang jauh dimata
secangkir kopi hampir habis
langkah kita masih panjang
pandangan masih menerawang
kumohon
jangan biarkan lelah menjadi penghalang
secangkir kopi telah habis
kau ....masih sama seperti dulu
lupa menyisakannya
untukku
No comments:
Post a Comment