Thursday, December 12, 2013
161. puisi penuh cahaya
manusia berlomba secara baik
manusia berlomba secara licik
bagai memedi sawah
ataupun bajak laut peniru tarian camar
bahkan bak kerbau yang berkubang lumpur
matahari tenggelam dalam lautan tangis
rembulan hanyalah mimpi
doa pun terkubur dalam hening
demi menuai mimpi
dari keinginan hati
dan hijau-kuningnya harapan berlumpur
makin dan makin
layaknya bulir padi yang rendah hati
bulir bulir berumur pendek
bulir bulir dongeng kehidupan
yang jatuh bertaburan
lalu tumbuh dan berkembang menjadi nyata
dengan rasa syukur kepada-Nya
kerena sesungguhnya
kita sang pemilik hati bulir bulir padi
padi yang penuh cahaya
puisi yang bercahaya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Jual Keripik Tempe
Jual Keripik Tempe Sejarah mencatat, bahwa tempe adalah makanan yang telah menyelamatkan orang dari etnis Jawa hidup lebih lama dibanding ...
-
kamu tak percaya padaku sampai semua terbukti tapi sayang ketika kamu percaya aku sudah menghilang dari pandangan kamu jangan perc...
-
Tak ada yang perlu disesali Aku tahu semua sudah diniati Ayo tepuk dadamu Agar kau masih terlihat dikenangku
-
oleh Nurlaeli Umar ( Catatan ) pada 26 Juni 2012 pukul 18:55 Oleh : Nurlaeli Umar Gadis itu berumur dua puluh dua, bayangan...
No comments:
Post a Comment