Rindu
setia menunggu ditempat yang kau sepakati bersama hujan
Bis jurusan antar kota
Di perempatan di bawah oayung warna pelangi
Mengapa harus pergi kemarin
Bukankah telah kusemai cinta
Yang benihnya kupilih paling
Ternyata penantianku sia
Flamboyan berbunga tapi kau tak pernah ada menegur rasa yang diam diam merimbun tangis
Mungkin aku memang harus melupa saja
No comments:
Post a Comment