Mudik adalah hal yang kerap dilakukan ketka Hari Raya Idul
Fitri menjelang. Sebenarnya mudik bisa kapan saja, asal dia berada di
perantauan dan kembali ke kampung halaman Sebaiknya mudik dipersiapkan jauh
hari, karena ketika hari sudah mulai dekat hal-hal yang seharusnya biasanya
terlewatkan begitu saja.Semua baru terasa ketika perjalanan mudik sudah di
tengah jalan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam mudik akan saya uraikan.mungkin pembaca bisa menambahkan sendiri,karena keperluan setiap orang itu berbeda.
1. Alat transportasi yang dipergunakan. Ini terlihat sepele tidak sepele. Apakah kita akan mudik menggunakan anngkutan umum, pribadi, atau mudik secaa rombongan.
-Menggunakan angkutan umum
Pilihannya kiita bisa menggunakan bus kereta api, kapal laut, atau pesawat terbang.Sebaiknya jauh-jauh hari mempersiapakan anggaran untuk ini dan mendapatkan tiketnya. Sekarang zamannya canggih,kita tidak perlu berdesak-desakan lagi, bisa memesannya lewat internet. Keuntungan lain jika memesan jauh hari, kita akan mendapatkan tempat duduk sesuai keinginan kita, dan mendapat harga miring.

Perhatikan juga barang bawaan saat mudik jika menggunakan angkutan umum. Usahakan jangan embawa barang terlalu banyak.Selain memberatkan juga akan menyulitkan,karena kita sadar benar meski sudah mendapat tiket yang berarti semua akan bisa masuk sesuai kapasitas, saat seperti itu kebanyakn orang lupa akan budaya antre.
Bagi yang memiliki anggaran lebih, bisa memesan melalui travel. Meski itu angkutan jenis umum, travel memiliki kelebihan banyak dibanding yang lain. Kita lebih merasa aman , karena kita tidak akan berganti kendaraan sampai tempat tujuan. Jika ada komplain karena kurang nyaman akan ceoat ditanggapi. Kita juga bisa memesan untuk arus balik,dan dijemput. Tentu saja harga bersaing.
Tips lain, manfaat mudik bersama dengan kendaraan umum dari perusahaan besar,. Biasanya perusahaan tertentu mengadakan mudik gratis, dan orang di luar lingkaran dan satu tujuan bisa ikut dengan membayar dengan harga miring, jauh dibanding dengan harga tiket di luar. Untuk yang seperti ini perhatikan ketentuan dan waktunya, kapan jadwal pemberangkatan dan sebagainya.
-Kendaraan pribadi.
Mudik dengan kendaraan pribadi mempunyai banyak keuntungan. Kita bisa berhenti di mana kita mau,kita bisa berangkat dan pulang sesuai dengan keinginan kita, tentu saja. Sebaiknya untuk yang mudik seperti ini:
- Pastikan kondisi kendaraan layak jalan, kita bisa membawanya ke bengkel untuk mengecek semuanya, atau jika bisa sendiri itu akan lebih baik.
- Siapakan dana untuk bensin dan tol, serta parkir terpisah, itu akan memudahkan di perjalanan nanti. Sebaiknya dianggarkan satu setengah dari kebutuhan untuk cadangan kerusakan di jalan.
-Sebaiknya barang bawaan saat mudik atau arus balik, tidak berlebih, sampai-sampai kita simpan di atap mobil.
-Usahakan kondisi supir dalam keadaan tidak mengantuk atau
terlalu lelah. Adalah sesuatu yang menguntungkan jika ada salah satu anggota
keluarga yang bisa menggantikan mengemudi, selain supir tetap prima, perjalanan
tidak akan terhalang dengan banyak berhenti
2. Barang yang hendak di bawa.
Pastikan pakaian yang dibutuhkan tidak melebihi keperluan. Pakaian yang terlalu banyak hanya akan menyengsarakan kita saat berangkat dan pulang. Sudah menjadi kebiasaan jika saat pulang barang-barang yang akan dibawa lebih banyak. dengan membawa pakaian seperlunya space untuk oleh-oleh akan lebih banyak.
Persiapakan datar pakaian yang akan kita bawa dan acaranya.Tentu saja ini perlu, karena biasanya selepas silaturahmi biasanya akan mengadakan acara liburan keluarga. Menyiapkan baju renang dari rumah misalnya jika rencaan liburan nanti hendak ke sebuah resort yang berhubungan dengan air, akan membantu kenyamanan dan keuangan kita.
Pastikan peralatan keperluan bayi dengan lengkap, jika kita mempunyai bayi kecil. Atau pelengkapan anggota keluarga lain yang berkebutuhan khusus.
Atus sedemikian rupa sehingga tempat di bagasi muat untuk barang-barang yang kita bawa, dan barang-barang yang dibutuhkan ketika dalam perjalanan mudah ditemukan.
Siapakan pula kursi tersendiri untuk anak batita, itu akan membantu sang bayi dan ibu merasa nyaaman dalam perjalana.
Hindari membawa makanan berkarbon dala bagasi,sebab perjalana jauh akan membuat botol meledak karena goncangan.
3. Jangan lupa membawa obat-obatan dan plastik.
Meski tidak menderita sebuah penyakit, kita juga membutuhkan obat-obatan untuk persediaan di jalan. Obat pereda sakit kepala, minyak kayu putih, balsam, obat-obat untuk lambung bisa dijadikan pilihan persediaan. Bagi anggota keluarga yang menderita sakit, obat-obatan dan resep yang perlu dibawa atau ditebus juga jangan lupa disertakan selain obat itu sendiri.
Plastik dengan ukuran sedang bisa dibawa untuk berbagai keperluan,bisa untuk tempat muntahan bagi anggota keluarga yang suka mabuk perjalanan, atau untuk barang-barang yang kotor,semisal sendal atau pakaian. Bisa juga dijadikan tempat sampah untuk bungkus dari makanan yang dikonsumsi dalam mobil ketika melakukan perjalanan. Membuang sampah langsung ke jalan itu adalah budaya kuno, ketinggalan zaman yang tidak perlu dilestarikan
4. Makanan Kecil.
Persiapkan makanan kecil sebagai camilan sampai jam makan atau tempat istirahat berikut yang ingin disinggahi. Permen dan kue-kue bisa dijadikan pilihan.
Sumber gambar: https://gerhanaikas.wordpress.com/2015/07/14/sosial-ekonomi-mudik/
http://www.kaskus.co.id/thread/55460a451cbfaae66d8b456a/bis-tingkat-tiga/
2. Barang yang hendak di bawa.
Pastikan pakaian yang dibutuhkan tidak melebihi keperluan. Pakaian yang terlalu banyak hanya akan menyengsarakan kita saat berangkat dan pulang. Sudah menjadi kebiasaan jika saat pulang barang-barang yang akan dibawa lebih banyak. dengan membawa pakaian seperlunya space untuk oleh-oleh akan lebih banyak.
Persiapakan datar pakaian yang akan kita bawa dan acaranya.Tentu saja ini perlu, karena biasanya selepas silaturahmi biasanya akan mengadakan acara liburan keluarga. Menyiapkan baju renang dari rumah misalnya jika rencaan liburan nanti hendak ke sebuah resort yang berhubungan dengan air, akan membantu kenyamanan dan keuangan kita.
Pastikan peralatan keperluan bayi dengan lengkap, jika kita mempunyai bayi kecil. Atau pelengkapan anggota keluarga lain yang berkebutuhan khusus.
Atus sedemikian rupa sehingga tempat di bagasi muat untuk barang-barang yang kita bawa, dan barang-barang yang dibutuhkan ketika dalam perjalanan mudah ditemukan.
Siapakan pula kursi tersendiri untuk anak batita, itu akan membantu sang bayi dan ibu merasa nyaaman dalam perjalana.
Hindari membawa makanan berkarbon dala bagasi,sebab perjalana jauh akan membuat botol meledak karena goncangan.
3. Jangan lupa membawa obat-obatan dan plastik.
Meski tidak menderita sebuah penyakit, kita juga membutuhkan obat-obatan untuk persediaan di jalan. Obat pereda sakit kepala, minyak kayu putih, balsam, obat-obat untuk lambung bisa dijadikan pilihan persediaan. Bagi anggota keluarga yang menderita sakit, obat-obatan dan resep yang perlu dibawa atau ditebus juga jangan lupa disertakan selain obat itu sendiri.
Plastik dengan ukuran sedang bisa dibawa untuk berbagai keperluan,bisa untuk tempat muntahan bagi anggota keluarga yang suka mabuk perjalanan, atau untuk barang-barang yang kotor,semisal sendal atau pakaian. Bisa juga dijadikan tempat sampah untuk bungkus dari makanan yang dikonsumsi dalam mobil ketika melakukan perjalanan. Membuang sampah langsung ke jalan itu adalah budaya kuno, ketinggalan zaman yang tidak perlu dilestarikan
4. Makanan Kecil.
Persiapkan makanan kecil sebagai camilan sampai jam makan atau tempat istirahat berikut yang ingin disinggahi. Permen dan kue-kue bisa dijadikan pilihan.
Sumber gambar: https://gerhanaikas.wordpress.com/2015/07/14/sosial-ekonomi-mudik/
http://www.kaskus.co.id/thread/55460a451cbfaae66d8b456a/bis-tingkat-tiga/
No comments:
Post a Comment