aku berusaha menebar senyum
kala mentari menamai awan itu mendung
aku mencoba...dan mencoba semua
satu persatu
hingga aku bingung dan linglung
ini soal hati......yang kadang kala menjadi tak dimengerti
aku berujar tentang aksara
tapi kau memaknai dan menghargai dengan angka
jangan bilang kita bersebrangan
toh.kenyataannya kadang kau mengekor
andai di bilang sejalan itu keterlaluan
kejujuran .......ku........menakutkan
kejujuranku.......menakutkan
dan kau bermain main dengan itu
menikung di jalan lurus ku
persetan dengan tipu menipu
begitu kelakar mu
yang bahkan menjadi janji terselubung mu
aku tak sakit hati
sebab yang punya hati hanya kamu......bukan
jangan coba menguji
sebab kalau kau tahu kenyataannya.....
kau sendiri kan lari ....bersembunyi
kejujuranku tulus....
memang seharus nya kau takut
karena kau hanya bisa kentut di balik selimut
bukan kabut
kau pecundang..........
pantas bagi mu
kejujuran ku menakuti mu sungguh sungguh
kala mentari menamai awan itu mendung
aku mencoba...dan mencoba semua
satu persatu
hingga aku bingung dan linglung
ini soal hati......yang kadang kala menjadi tak dimengerti
aku berujar tentang aksara
tapi kau memaknai dan menghargai dengan angka
jangan bilang kita bersebrangan
toh.kenyataannya kadang kau mengekor
andai di bilang sejalan itu keterlaluan
kejujuran .......ku........menakutkan
kejujuranku.......menakutkan
dan kau bermain main dengan itu
menikung di jalan lurus ku
persetan dengan tipu menipu
begitu kelakar mu
yang bahkan menjadi janji terselubung mu
aku tak sakit hati
sebab yang punya hati hanya kamu......bukan
jangan coba menguji
sebab kalau kau tahu kenyataannya.....
kau sendiri kan lari ....bersembunyi
kejujuranku tulus....
memang seharus nya kau takut
karena kau hanya bisa kentut di balik selimut
bukan kabut
kau pecundang..........
pantas bagi mu
kejujuran ku menakuti mu sungguh sungguh
No comments:
Post a Comment