oleh Nurlaeli Umar (Catatan)
Langkah itu terlalu jauh
Bahkan jalanan pun jadi mengeluh
Reranting kering beradu pandang
Pucuk hingga ranum tertawa tertahan
Pencarian hingga keujung waktu
Patahkan jarum pada dinding tua dan kaku
Tak jua henti
Tak pula pasti
Mendekat pada ombak dihempaskan
Mendekat pada pasir digunjingkan
Mendekat pada labuhku kau ingkarkan
Lelaki pejalan mengukir asa
Melupa pada masa
Meski tangis rinduku tak pernah reda
Tak peduli malam untuk jeda
Lelaki malam meluruh rindu
Mencari kasih sesempurna rembulan yang beku
No comments:
Post a Comment