oleh Nurlaeli Umar (Catatan)
aku tak ingin berbagi gundah hati dengan angin
tentang rasa yang tiba tiba melukakan
aku hanya ingin sendiri tuk beberapa saat saja
hingga aku menemuimu dalam balutan senyum
aksara aksara sengaja kubisukan
jadi tak usah tanya
ini menguras air mata sungguh
andai bisa kuurai rasa indah ini
dan tak menyakiti
andai
semua berujung andai
Tuhan
aku bahkan selalu menyebutmu disaat air mata hendak tumpah saja
dan kali ini pun
cinta yang tak dimulai dan juga tak diakhiri
menghiasi langitku
mengikuti gerak langkah kaki
perih
sakit
luka ini
aku terlanjur mencinta
aku ingin sendiri saja
tentang rasa yang tiba tiba melukakan
aku hanya ingin sendiri tuk beberapa saat saja
hingga aku menemuimu dalam balutan senyum
aksara aksara sengaja kubisukan
jadi tak usah tanya
ini menguras air mata sungguh
andai bisa kuurai rasa indah ini
dan tak menyakiti
andai
semua berujung andai
Tuhan
aku bahkan selalu menyebutmu disaat air mata hendak tumpah saja
dan kali ini pun
cinta yang tak dimulai dan juga tak diakhiri
menghiasi langitku
mengikuti gerak langkah kaki
perih
sakit
luka ini
aku terlanjur mencinta
aku ingin sendiri saja
No comments:
Post a Comment