oleh Nurlaeli Umar (Catatan)
memipih rasa menghipit menjadi sakit
lalu kadang membulat menggelinding
kadang mengerucut
mencari jejak di ujung piramid
atau bahkan tertatih
dan terseok langkah untuk mencari
sampai waktu sepanjang galah
atau hilang di telan bayangan
dan bayangan menghilang
menyaru bersama cahaya
kadang rapuh
atau pura pura merapuh
hingga tersengal sesal menjadi semacam alasan
tanpa dasar
bicara merangkai imagi menuai kata letih
terseok diantara angan meski maya
terus begitu dari waktu ke waktu
hingga mati
terasa panjang dan berharap tak datang
atau sesekali dirindukan juga di takutkan
cermin meretak
entah berapa bayangan
terlihat menjadi sempurna cacat nya
mengukung atau terkukung
beralibi inilah hidup dan kenyataan
apa sebenarnya yang ku cari
kalau engkau
mungkin sedikit bisa menjabarkan semuanya
padaku
tentu saja lewat teori
sebab semuanya berakar dari kepentingan
sendiri
sendiri
sendiri
dan sepi adalah jawaban yang pasti
fuuuuuuuuuuaahh........hidup
lalu kadang membulat menggelinding
kadang mengerucut
mencari jejak di ujung piramid
atau bahkan tertatih
dan terseok langkah untuk mencari
sampai waktu sepanjang galah
atau hilang di telan bayangan
dan bayangan menghilang
menyaru bersama cahaya
kadang rapuh
atau pura pura merapuh
hingga tersengal sesal menjadi semacam alasan
tanpa dasar
bicara merangkai imagi menuai kata letih
terseok diantara angan meski maya
terus begitu dari waktu ke waktu
hingga mati
terasa panjang dan berharap tak datang
atau sesekali dirindukan juga di takutkan
cermin meretak
entah berapa bayangan
terlihat menjadi sempurna cacat nya
mengukung atau terkukung
beralibi inilah hidup dan kenyataan
apa sebenarnya yang ku cari
kalau engkau
mungkin sedikit bisa menjabarkan semuanya
padaku
tentu saja lewat teori
sebab semuanya berakar dari kepentingan
sendiri
sendiri
sendiri
dan sepi adalah jawaban yang pasti
fuuuuuuuuuuaahh........hidup
No comments:
Post a Comment