rindu mengaduh gaduh di sini
ujarku sambil menunjuk dadaku
lalu kau berusaha melihat awan dari sana, mungkin
membayangkan aku
karena dua orang yang merindu itu seperti memegang seutas tali
lalu kau dan aku saling dalam doa yang ditetesi air mata
menajamkan rasa untuk pertemuan yang kelak ada
meski entah meski terserah
oh begini rasanya ternyata
merasa satu nyawa dalam dua raga
lalu sehelai angan membisikan kata
kelak jika ada pertemuan kan kupersembahkan cinta paling rahasia yang tak ada dua
No comments:
Post a Comment