14 September 2013 pukul 13:42
mencoba : keluh, menekuk muka dan menggulung sukawajahku malah kauhiasi rona jingga
juga pelangi yang kau petik saat senja kemarin melintas di hadapmu
semakin kutelan semakin ingin kumuntahkan
lalu dengan sigap aku mulai berancang ancang berteriak pekak
aku mencintaimu!
mengapa kata itu yang ke luar dari mulutku
padahal sudah sebegitu menggelegaknya rasa ini ingin berkoar
dan keluhku layak kau dengar
bunga bunga tumbuh di mulutku, wangi dan memekar
sebagian bersinar sebagian lagi memutihkan mukaku yang kurasa semakin mengarang
kau yang patut dipersalahkan
sepotong senyummu kutelan tadi sebagai sarapan
kau
aku kepayang
No comments:
Post a Comment