Wednesday, November 27, 2013

127. hujan malam ini

14 September 2013 pukul 1:01
derai yang turun menderas seiring tertatihnya jarum panjang di dinding itu adalah cerita yang kudapati setelah lama dia pergi tak pernah datang lagi meski upacara kecil sering kupanggil bersama namamu

lalu seakan bintang pun berlari mengintip dari kejauhan jangkauan mengerlip pertanda keingintahuan tentang sebuah adegan yang mungkin akan terlewatkan andai dia tak menajamkan mata, keharuan

padahal itu hanyalah angan kosong sebab semua menjadi biasa saja bahkan mati entah karena waktu yang membunuh atau jejak tersapu terhapus

adakah aku akan berkata ini rindu lagi, sedang gelegak telah pergi tinggalkan rasa mengais diri menjumput sisa yeng remah yang kau tak peduli

hujan malam ini ada dan tak ada tapi tangis tetap hadir memberi tanda hati teriris nelangsa bersama sisa cerita yang kau beri nama kenang dan mesti ditempuhi sepanjang perjalanan belum usai

kau melintas menembus batas aku tergugu dalam diam yang semedi, tanpa bekas

sakit, kekasih jika darah ini yang kau tuju untuk sekedar menyadarkanku bahwa kita pernah ada bersama mencintai hujan dan segala runcing dinginnya

#teruntuk diri yang meruahi unggun di dingin dada

No comments:

Jual Keripik Tempe

Jual Keripik Tempe Sejarah mencatat, bahwa tempe adalah makanan yang telah menyelamatkan orang dari etnis Jawa hidup lebih lama dibanding ...