31 Juli 2013 pukul 16:52
Kepadamu pemilik arah mataku
Gemintang tak lagi mau berbicara
Sepertimu yang tengah merajuk
Membisu seribu bahasa
Andai kau tahu bahwa aku hanya milikmu
Mungkin kau tak akan semarah itu
Mengapa meragu akan setiaku
hanya karena tebaran aksara di pelataranku
Mendekatlah
Sapa aku seperti dulu
Kirimi aku mawar merahmu
Dan sebungkus cokelat berbungkus rindu
kepadamu, aku harus menyebutkan nama?
Mereka bukan kumbang hanya sahabat semata
Percaya padaku
Seperti saat kau genggam jemariku
kau tahu aku merindumu selalu

Gemintang tak lagi mau berbicara
Sepertimu yang tengah merajuk
Membisu seribu bahasa
Andai kau tahu bahwa aku hanya milikmu
Mungkin kau tak akan semarah itu
Mengapa meragu akan setiaku
hanya karena tebaran aksara di pelataranku
Mendekatlah
Sapa aku seperti dulu
Kirimi aku mawar merahmu
Dan sebungkus cokelat berbungkus rindu
kepadamu, aku harus menyebutkan nama?
Mereka bukan kumbang hanya sahabat semata
Percaya padaku
Seperti saat kau genggam jemariku
kau tahu aku merindumu selalu

No comments:
Post a Comment