Friday, April 4, 2014

179. Dari Seutas Kenang oleh: Nurlaeli Umar-Cican Candra



Malam lindap, aku suka kalimat ini
Entah lah yang terbayang adalah kesedihan yang lindap di bawah pepohonan, serupa tangis yang disamarkan gelap, luka yang tak kunjung sembuh dan rindu yang terus menghitung angka sesekali melirik sinis kalender yang tergantung di dinding kenangan

Serupa hujan di pertengahan April yang lesap pada jalan berkerikil dan tak sempat kubalas senyumnya disetiap singgah kota
menyibak jalan setapak sambil memburu senja entaskan harap yang lagi lagi menuju perih. Lindap yang sama yang mengajarkan tentang aku sepi tak berkesudahan tangis

Jakarta, 4414


 

No comments:

Jual Keripik Tempe

Jual Keripik Tempe Sejarah mencatat, bahwa tempe adalah makanan yang telah menyelamatkan orang dari etnis Jawa hidup lebih lama dibanding ...