Friday, March 29, 2013

46. Sebuah asa








 
 Oleh : Nurlaaeli Umar



Secerah mentari pagi
Sebisik harap terangkum di hati
Selayak reranting kering bersemi lagi
Semaikan asa kuatkan diru
Bernas dan menguning emas
Berujung sinar setelah gelap dan lorong panjang terlewati
Mencapai tepi dan sandarkan biduk
Seusai badai mengamuk
Temui damai dari diri dan jiwa
Lautan doa selaksa permadani
Peluh mengucur pupuk penyubur
Air mata adalah derai pendamai
Sebuah asa
Aku harus menamainya apatah lagi
Tetap saja kau adalah kuntum perona dari mawar kehidupan
Dan aku menggenggamnya dengan cinta
Meski seduri tajam menghujam
Mendarah-darah yang sudah merah
1475nlu

No comments:

Jual Keripik Tempe

Jual Keripik Tempe Sejarah mencatat, bahwa tempe adalah makanan yang telah menyelamatkan orang dari etnis Jawa hidup lebih lama dibanding ...