oleh Nurlaeli Umar (Catatan) pada 26 Januari 2012 pukul 12:01
ada bias lelah dan ragu
yang tersembul dan coba sembunyikan diri
meski senyummu mengembang
bak sinar cerah mentari pagi
kau ...pandai menipu diri sendiri
tapi tidak denganku
jangan coba membuat semua seperti misteri
karena aku telah mengetahui
semua lebih dari perkiraan dan rasa mu
kau...lelaki terhebat yang pernah kutemui
berhentilah sejenak
lepaskan gundah gulana
jangan meracau langkah
karena usai jejakmu
tertulis langit ada padaku
dalam ku termenung
satu keyakinan telah teruji
jadi jangan ingkari hati
jika kau rindu
pulanglah ke haribaan damai
yaitu aku
(hmm....kupersembahkan ini untuk mu....adakah kau merasa...:)
yang tersembul dan coba sembunyikan diri
meski senyummu mengembang
bak sinar cerah mentari pagi
kau ...pandai menipu diri sendiri
tapi tidak denganku
jangan coba membuat semua seperti misteri
karena aku telah mengetahui
semua lebih dari perkiraan dan rasa mu
kau...lelaki terhebat yang pernah kutemui
berhentilah sejenak
lepaskan gundah gulana
jangan meracau langkah
karena usai jejakmu
tertulis langit ada padaku
dalam ku termenung
satu keyakinan telah teruji
jadi jangan ingkari hati
jika kau rindu
pulanglah ke haribaan damai
yaitu aku
(hmm....kupersembahkan ini untuk mu....adakah kau merasa...:)
No comments:
Post a Comment