20 September 2013 pukul 14:35
perempuan bermuka merah yang mengaku pecinta hitammereguk gelas kosong tanpa minuman
dicecapnya kehampaan dan keterasingan
dia memperkenalkan diri bernama amara
hhhhhhhhh
lalu serta merta dia memanggil
dua titik air mata yang sisa
hidup terkadang
terasa sedikit percuma
dia mengaduk aduk harapnya tentang nanti seperti berjudi
amara yang terkadang mencintai h
adalah luka yang ditutupi
tapi yang jelas sepi terkadang menjadi lebih berarti
dari pada sepiring sakit hati
lelah adalah harapnya yang lain setelah mati
meski terkadang hidup keras kepala punya mau sendiri
No comments:
Post a Comment