oleh Nurlaeli Umar (Catatan)
dua tangkai mawar merah
seulas rasa indah tertera jelas
menebus ruang dan waktu
menjadi jeda
aku menikmati harum kelopak cinta
tak hiraukan penghabisan
tak akan dan tak inginkan
aku adalah bayangan rindu
yang simpulnya mengait
dipelataran hati
dan jejak yang tertinggal
dari rengkuhan kasih
yang samar lalu menyata
antara ada dan tak adanya
menembus labirin
meski rasa tak mungkin
dan benak yang penuhi sebagian sukma mu
menyapu dan menyelubungi
segumpal harapan
dari ketidak mungkinan
hadir keharibaan ku
menembus ruang waktu
biarkan saja
meski itu cuma sebatas rasa
ku nikmati perlahan rasa ini
ku rasai benar rindu yang bertaut
terpisah jarak
terhitung waktu
aku dan kau menyatu di kalbu
biarkan awan berarak
tuliskan segenap rindu
usah kau halau hujan
biarkan rintiknya temani
segenap doa dan pinta
kau
aku
meski jauh
meski jauh
meski jauh
(buat yang lagi long distance relation.........semangkaaa .hehe
moga gak salah tulis aksara ya....
seulas rasa indah tertera jelas
menebus ruang dan waktu
menjadi jeda
aku menikmati harum kelopak cinta
tak hiraukan penghabisan
tak akan dan tak inginkan
aku adalah bayangan rindu
yang simpulnya mengait
dipelataran hati
dan jejak yang tertinggal
dari rengkuhan kasih
yang samar lalu menyata
antara ada dan tak adanya
menembus labirin
meski rasa tak mungkin
dan benak yang penuhi sebagian sukma mu
menyapu dan menyelubungi
segumpal harapan
dari ketidak mungkinan
hadir keharibaan ku
menembus ruang waktu
biarkan saja
meski itu cuma sebatas rasa
ku nikmati perlahan rasa ini
ku rasai benar rindu yang bertaut
terpisah jarak
terhitung waktu
aku dan kau menyatu di kalbu
biarkan awan berarak
tuliskan segenap rindu
usah kau halau hujan
biarkan rintiknya temani
segenap doa dan pinta
kau
aku
meski jauh
meski jauh
meski jauh
(buat yang lagi long distance relation.........semangkaaa .hehe
moga gak salah tulis aksara ya....




